Selain hati-hati dengan makanan, yakni menghindari makanan berlemak, maka Pak Ali yang sebentar lagi pensiun tersebut belakangan rajin olahraga. "Untuk olahraga, tidak harus yang berat-berat, yang penting menghasilkan keringat dan dilakukan rutin setiap hari," tambahnya.
Belakangan ini, semakin banyak penderita penyakit yang diakibatkan oleh tingginya kolesterol dalam tubuh. Dr David Jenkins dari Michael's Hospital di Toronto, Kanada, dalam penelitiannya, baru-baru ini menyimpulkan, dengan melakukan diet makanan rendah lemak, ditambah rajin mengkonsumsi makanan penurunan kolesterol maka hasilnya bisa lebih banyak membuang kolesterol jahat dari dalam tubuh manusia.
Maka Dr David Jenkins pun menyarankan kepada penderita kolesterol tinggi agar banyak makan buah dan sayuran, seperti terong, apel, anggur, stroberi, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun dan produk kedela. "Beberapa jenis sayuran seperti terong mempunyai sifat agak lengket, sehingga dapat mengikat dan membuang kolesterol jahat dari tubuh," katanya.
Dipaparkan, 350 pria dan wanita berpartisipasi dalam penelitiannya, di mana semua merupakan golongan orang yang membutuhkan obat penurun kolesterol. Sebagian melakukan diet rendah lemak dan mengonsumsi beberapa makanan, antara lain apel, anggur, stroberi, biji-bijian, kacang-kacangan, zaitun atau minyak canola, dan produk kedelai. Sedangkan sebagian lainnya hanya mengikuti diet rendah lemak.
Nah, enam bulan kemudian, peneliti mengamati hasilnya. Dan, hasil penelitian menunjukkan mereka yang menurunkan kolesterol dengan diet rendah lemak diikuto selalu mengonsumsi beberapa makanan yang dapat menurunkan kolesterol selama 6 bulan, telah mengalami penurunan 13-14 persen kadar kolesterol LDL dalam tubuh. Sedang yang hanya mengikuti diet rendah lemak, setelah 6 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol hanya 3 persen. Manfaat lain dari mengikuti diet rendah lemak dan makan makanan penurunan kolesterol (terong, apel dll) juga mengalami penurunan tekanan darah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar