
Pesinden kocak Soimah yang mengawali karirnya dengan mengikuti komunitas seni
di Jogja, seperti Jogja Hip Hop Foundation, kini telah berhasil mewujudkan
keinginan orang tuanya untuk bisa tampil di televisi.
" Saya mulai belajar seni 1995 setelah dari Pati ke Jogja disekolahi tanteku di SMKI," ungkap wanita dengan logat Jawa medok ini saat dijumpai usai acara Hitam Putih di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Orang tua Soimah memang menginginkan putrinya ini bisa tampil di televisi. Namun sayang, sebelum keinginan itu terwujud, sang ibu sudah terlebih dahulu meninggalkan dunia. Belum sempat sang ibu melihat Soimah terkenal seperti sekarang ini.
" Aku baru terkenal dan bisa masuk televisi sesuai apa yang dimaui sama ibu, tapi ibu belum bisa lihat. Kalau setiap aku lihat televisi, aku selalu ingat ibu. Padahal waktu itu potensiku belum terlihat, tapi dia nyuruh banget," pungkasnya.
" Saya mulai belajar seni 1995 setelah dari Pati ke Jogja disekolahi tanteku di SMKI," ungkap wanita dengan logat Jawa medok ini saat dijumpai usai acara Hitam Putih di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Orang tua Soimah memang menginginkan putrinya ini bisa tampil di televisi. Namun sayang, sebelum keinginan itu terwujud, sang ibu sudah terlebih dahulu meninggalkan dunia. Belum sempat sang ibu melihat Soimah terkenal seperti sekarang ini.
" Aku baru terkenal dan bisa masuk televisi sesuai apa yang dimaui sama ibu, tapi ibu belum bisa lihat. Kalau setiap aku lihat televisi, aku selalu ingat ibu. Padahal waktu itu potensiku belum terlihat, tapi dia nyuruh banget," pungkasnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar