Lindungi Hak Hewan, PETA Luncurkan Situs Porno
NEW YORK - People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), adalah organisasi kemanusiaan yang sebelumnya tidak lagi asing dalam kampanye yang melibatkan wanita telanjang. Kini organisasi tersebut malah ingin meluncurkan situs porno atas nama perlindungan hak hewan.
Seperti yang dikutip dari Reuters, Senin (19/9/2011), organisasi non profit tersebut mengatakan bahwa dengan menggabungkan pornografi dan gambar grafis mengenai penderitaan hewan, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian mengenai veganisme.
"Kami berharap bisa meraih banyak simpatisan baru. Mungkin beberapa dari mereka akan terkejut melihat tampilan grafis dari situs porno PETA," ujar Lindsay Rajt, Associate Director of Campaigns PETA.
Sebelumnya PETA sudah mempersiapkan rencana peluncuran situs pornonya ketika domain .xxx sudah diluncurkan secara resmi. "Kami berusaha untuk melakukan apa yang kami bisa demi melindungi hewan. Kami melihat domain xxx sangat ramai diperbincangkan, oleh karena itu kami mengambil kesempatan darinya untuk mempromosikan pesan hak-hak hewan," ungkap Rajt.
Pihak PETA juga menyangkal bahwa para demonstran kami (para model bugil), semuanya dipilih secara khusus untuk kampanye tersebut. Memang bukanlah hal mudah jika melibatkan wanita tanpa busana dalam sebuah aksi protes," ujar Rajt yang menyangkal bahwa kampanye PETA merendahkan wanita.
Dikatakan oleh Rajt, bahwa nantinya para pengunjung situs berlabel X dari PETA tersebut akan disajikan dengan konten porno juga iklan serta kampanye khas organisasi tersebut. Selain itu situs tersebut juga bakal disisipi dengan gambar penganiyayaan hewan.
Kampanye gerakan PETA banyak melibatkan bintang film dewasa macam Sasha Grey, Ron Jeremy dan Jenna Jameson. Pada tahun 2008 akun YouTube PETA juga sempat ditutup karena menunjukkan banyak artis berpose telanjang.