
Seperti yang dikutip dari Reuters, Senin (19/9/2011), jaringan komputer Mitsubishi Heavy Industries Ltd (MHI), yang membangun kapal selam, misil dan komponen untuk pabrik nuklir, terkena serangan cyber, yang mana merupakan serangan pertama yang menyerang sektor pertahanan di Negeri Matahari Terbit tersebut.
Surat kabar Yomiuri mengatakan bahwa di serangan cyber tersebut, terlihat bagaimana sistem komputasi perusahaan tersebut tercuri datanya.
Seorang juru bicara pihak Mitsubishi Heavy, mengatakan bahwa perusahaan mereka mengakui adanya serangan cyber. Tapi dikatakan pula bahwa mereka sedang menyelidiki kasus tersebut, termasuk kemungkinan terjadinya kebocoran informasi.
Yomiuri mengatakan bahwa ada 80 komputer di kantor pusat MHI yang terkena virus, serangan tersebut juga melanda situs-situs penelitian dan pengembangan MHI lainnya seperti Kobe Shipyard & Machinery Works, Nagasaki Shipyard & Machinery Works dan Nagoya Guidance & Propulsion System Works.
Kobe Shipyard saat ini tengah membangun kapal selam dan membuat komponen untuk stasiun tenaga nuklir. Sementara Nagasaki Shipyard berfungsi untuk membangun kapal, begitupula Nagoya Guidance yang dipakai untuk membangun roket dan misil.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar