Briptu Norman Ditawari Pindah ke Mabes Polri
GORONTALO - Proses pengunduran diri Briptu Norman Kamaru dari anggota Brimob Polda Gorontalo belum juga tuntas hingga kini. Norman belum mengajukan permohonan resmi karena terganjal persyaratan administratif yang belum lengkap.
Namun, di luar keinginan Norman untuk mundur dan terjun sepenuhnya ke dunia hiburan, kini justru beredar isu di lingkungan Polda Gorontalo bahwa Norman akan ditawari bertugas di Mabes Polri. Kabarnya, Norman diberi pilihan keluar dari satuan Brimob dan bahkan ditawari di bagian hubungan masyarakat Mabes Polri.
Berdasarkan informasi yang beredar, Polda Gorontalo masih menginginkan agar Norman bertahan di kepolisian. Agar lebih leluasa berkarir di dunia hiburan, dia diizinkan keluar dari satuan Brimob. Sebab, selama menjadi anggota Brimob, Norman tak memiliki waktu banyak menjadi artis karena aturan yang sangat ketat dan mengharuskannya tinggal di barak.
Namun, kabar ini belum dikonfirmasi baik oleh Polda Gorontalo maupun Mabes Polri.
Saat dikonfirmasi terkait tawaran pihak Polda ini, Ibu Norman, Halima Martihinus, Selasa (28/9/2011), membenarkannya. Bahkan menurut Halima, tawaran tersebut sudah beberapa kali dibicarakan dengan Norman, termasuk pada bulan Ramadan lalu. Namun, saat itu tawaran tersebut ditolak Norman.
Halima juga menyesalkan tawaran tersebut baru dilakukan saat anaknya terlanjur merasa disakiti oleh perlakuan Polri yang beberapa kali menangkapnya saat shooting video klip yang kemudian membuat Norman mengambil keputusan mundur.
Selama proses pengunduran dirinya belum tuntas, Polda Gorontalo berharap Norman tetap menjalankan tugas seperti biasa. Apalagi, Norman telah absen tanpa keterangan sejak awal Ramadan lalu.
Jika tetap mangkir tugas, Norman akan dianggap desersi dan akan ditetapkan dalam daftar pencarian orang serta diberhentikan dengan tidak hormat.