Kebakaran KRL di Sudimara, Diduga Akibat Korsleting Pantograf
TANGERANG- Kebakaran dua gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) ekonomi bernomor 00743, jurusan Serpong-Tanah Abang, di Stasiun Sudimara, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga karena korsleting pentograf.
"Api pertama muncul dari pantograf. Lalu terdengar ledakan sampai tiga kali," ujar Maman, salah seorang warga yang melihat percikan api dari pentograp, kepada okezone, Kamis (15/9/2011).
Ditambahkannya, percikan api keluar dari pentograf, sekira pukul 17.30 WIB dan ledakan kencang yang ketiga terjadi sekira pukul 18.00 WIB.
"Selang waktunya tidak begitu lama. Sekira pukul 18.00 WIB, ledakan besar kembali terjadi dan api langsung membesar," terangnya.
Saat api mulai membesar, penumpang tampak kaget dan langsung berhamburan keluar kereta. Bahkan, mereka banyak yang nekad meloncat dari gerbong saat kereta masih berjalan.
Alhasil, banyak penumpang yang cidera dan mendapat perawatan ala kadarnya dari penduduk pinggiran rel. Kereta berhenti, pada jarak 1 kilometer atau 500 meter dari pintu perlintasan Stasiun Sudimara.
"Saya sangat panik dan tidak berpikir panjang lagi. Saya takut kereta benar-benar meledak," terang Partini, salah seorang penumpang yang nekat meloncat.