Pages

Subscribe:

Sabtu, 17 September 2011

Bayi Hamil di Luar Rahim, Lahir dengan Selamat



Biasanya bila terjadi kehamilan diluar rahim, sang dokter pasti akan menyarankan agar janin bayi tersebut digugurkan dengan alasan keselamatan dan kesehatan sang calon bayi.

Namun bahwa kalau ada kuasa Tuhan yang berperan dalam kehamilan, menjadi terbukti ketika sang bayi lahir dengan sehat.

Seorang ib bernama Nicolette Soto (27th) tahun berjuang mempertahankan hasil cintanya dengan sang suami tercinta, meskipun sudah mendapat saran dokter agar sang janin digugurkan saja. Karena tentu saja akan membahayakan keselamatan sang ibu sendiri.

Kejadian ini terjadi di Arizona (AS) membuat fakta bahwa tidak semua hal dapat diprediksi oleh manusia. Semula saran dari para dokter mengatakan “lebih mudah untuk menggugurkan janin daripada mempertahankannya” terbantahkan.
Bayi itu dikeluarkan dari perurt sang ibu melalui operasi dan sang bayi  memiliki berat 0,9 kg. Sang bayi seharusnya belum layak untuk dilahirkan, namun karena pertimbangan kesehatan dan keselamatan sang ibu, maka dilakukan operasi cesar.

Apabila sang bayi tidak segera dioperasi, maka sang ibu bisa saja kehilangan rahim dan ususnya karena bobot bayi yang sedang tumbuh dalam perutnya tidak berada pada tempat yang seharusnya, sehingga akan merusak organ rahim dan usus.

Bayi tersebut lahir pada usia janin yang hanya mencapai usia 32 minggu, sehingga memerlukan perawatan khusus setelah lahir. Atau yang biasa kita kenal sebagai bayi Prematur. oleh karena itu sang bayi memerlukan perawatan khusus setelah lahir, sampai sang bayi memiliki kekuatan untuk bertahan tanpa bantuan alat-alat pengatur suhu yang ada pada incubator.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar