Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Arsal Sahban mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah terkait Rencana Umum Nasional keselamatan (RUNK) jalan yang melibatkan banyak instansi.
"Ini merupakan sebuah bentuk kepedulian dari Polri dalam mendukung Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) jalan guna mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas," ujar Arsal kepada okezone,Sabtu (17/9/2011) malam.
Satpas SIM yang berkantor di Daan Mogot, Jakarta barat lanjutnya, berkewajiban melakukan pembenahan guna mengurangi angka kecelakaan di jalan, kewajiban ini dituangkan dalam bentuk bimbingan belajar untuk peningkatan kualitas pengetahuan dalam lalu lintas.
"Selain itu Program ini juga akan menjadi ajang proses belajar bagi pemohon SIM yang gagal supaya paham betul teknik mengemudi dan paham akan aturan berlalu lintas," ungkapnya.
Menurut Arsal, para pemohon SIM C akan mengikuti bimbel tiap hari Selasa, sementara pemohon SIM B setiap hari Kamis. Program ini telah diuji coba pada Selasa 13 September dan Kamis 15 September 2011 lalu dengan peserta sebanyak 75 orang.
"Bagi yang gagal tes kembali setelah mendapat bimbingan belajar akan di berikan bimbingan khusus yang disediakan pada hari senin dan kamis," jelasnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar