Pengurus Inti PBR Akan Masuk ke DPP PAN
JAKARTA - Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursah Zarnubi memastikan partainya melebur ke Partai Amanat Nasional (PAN).
Menurut Bursah, kedua partai itu sudah melakukan penandatangan nota kesepakatan dan saat ini dalam tahap memasukkan pengurus PBR ke struktur kepengurusan di PAN.
"Kita sudah Mou dengan PAN, pada tanggal 13 September kemarin, sekarang dalam tahap memasukkan pengurus PBR ke PAN untuk segera dibuat surat keputusan tingkat DPP," ujar Bursah kepada wartawan saat acara halal bihalal di kediamannya di kompleks Liga Indah Mas, Perdatam, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2011).
Sedangkan pengurus dibawahnya seperti Dewan Pengurus Wilayah akan diumumkan pada acara perayaan ulang tahun yang dirayakan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PAN pada Oktober mendatang. Sementara untuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten/Kota akan digelar pada Desember.
"Untuk tingkat DPW akan diumumkan pada acara ulang tahun PAN tanggal 16 November yang digabungkan dengan Rakornas, rencana untuk kab/kota Desemberan. Jadi kita sudah hampir 100% bergabung dengan PAN," kata dia.
Lanjut Bursah, bagi dia pembagian peran semuanya akan mengikuti kebijakan partai berlambang matahari. "Jadi kita ikut kebijakan PAN, dimana kita diperintahkan, kita ikut bergerak. Kita kan sekarang ada Ketum Baru. Ketum kita sekarang Pak Hatta," jelasnya.
Namun, kata dia anggota DPRD tingkat I dan II dari PBR itu tidak bisa masuk dalam struktur kepengurasan, hanya saja mereka dapat mewakilkannya pada tangan kanannya.
"DPRD-nya tetap DPRD PBR, tapi pengurusnya bukan DPRD yang jadi pengurus. Tapi orang kepercayaannya yang masuk distruktur. Karen anggota Dewan masuk dipengurus dua Partai kan tidk boleh. Jadi Pemilu 2014 PBR sudah ikut PAN," paparnya.
Sementara Bursah sendiri yang merupakan Ketum PBR itu, akan menyelesaikan PBR hinga 2014 mendatang. "Kalau saya belum, Wesekjen dan Ketua Umum belum, kita masih mengurus partai yang berlangsung. Jadi PBR masih eksis sampai 2014," tandasnya.