LAMONGAN - Persiapan Persela Lamongan musim ini mungkin kurang gereget dibanding musim-musim sebelumnya. Hingga mendekati musim kompetisi, tak ada transfer mayor yang dibuat klub berjuluk Laskar Joko Tingkir.
Itu ditambah keputusan manajemen memakai pelatih Eduard Tjong yang namanya belum teruji benar di kompetisi level satu. LA mania, supporter Persela, tampaknya cukup menyadari kondisi yang ada di timnya.
Harapan pun tak digantung setinggi langit seperti halnya musim lalu. Saat berkiprah di Indonesia Super League (ISL), Persela selalu menargetkan papan atas walau hasilnya belum pernah memuaskan di akhir musim.
"Kondisinya sekarang lain. Klub tak lagi disokong APBD, sehingga pengeluaran jelas harus diperhitungkan sedetil mungkin. Kita hanya berharap Persela masuk kompetisi level satu dan tetap bertahan," ungkap Ahmad Subkhi, salah satu supporter fanatik Persela.
Sebagai LA Mania, dirinya bisa memahami langkah klub yang berhati-hati dalam berbelanja. Salah satunya keputusan gambling mendatangkan Eduard Tjong sebagai pelatih musim depan, yang dianggap mumpuni menangani tim berkomposisi pemain muda.
Walau masih sangsi terhadap sepak terjang sang pelatih, LA Mania berharap Eduard 'berjodoh' dengan Persela. "Siapa tahu justru pelatih yang dianggap tak berpengalaman bisa mengangkat prestasi Persela. Kita dukung saja," katanya.
Termasuk di dalamnya keputusan manajemen yang rencana bakal menaikkan harga tiket musim depan. Kebijakan itu juga dianggap masuk akal mengingat tim biru laut harus mandiri sepenuhnya dan pendapatan tiket merupakan salah satu pemasukan yang diandalkan.
"Yang penting kita masuk dulu di kompetisi level satu. Soal bagaimana nanti di kompetisi, manajemen pastinya juga punya evaluasi kalau memang tak sesuai harapan. Jujur saja untuk sekarang rasanya sulit untuk berharap terlalu banyak," pungkasnya.
Sementara, soal bursa transfer, sejumlah pemain kini menjadi bidikan Laskar Joko Tingkir yang telah melakukan penawaran. Setelah sebelumnya Pelatih Eduard Tjong berhasrat mendatangkan Fortuno Uno dan Wahyu Wiji Astanto, sejumlah nama berpengalaman juga masuk daftar incar.
M Ridwan, Samsul Arif dan Fausal Mubarak dikabarkan menarik minat Persela untuk melengkapi skuad musim depan. Sayang manajemen belum menguak lebih jauh soal transfer, karena nama-nama yang dinego nantinya diserahkan sepenuhnya ke pelatih.
"Pelatih memang sudah menyebutkan beberapa nama, tapi kita belum bisa menyebut nama kalau belum deal. Yang jelas kita punya kebijakan ketat soal harga transfer. Kalau terlalu tinggi dan membebani keuangan, kita tak akan memaksakan diri," cetus Ketua Harian Persela Yuhronur Efendi.