Menko Polhukam Batal Tinjau Lokasi Rusuh Ambon
AMBON - Romobongan Menko Polhukam Djoko Suyanto batal mengunjungi beberapa lokasi kerusuhan di Kota Ambon, Maluku, pagi ini. Menurut jadwal dari Humas Pemerintah Provinsi Maluku, Djoko yang didampingi oleh Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan KSAD Jenderal Edy Prabowo, sedianya akan mengunjungi RSUD M Haulussy, Kuda Mati, Kota Ambon; RS Alfatah di Jalan Sultan Babullah, serta lokasi bentokan di Waringin.
Berdasarkan pantauan, Iring-iringan kendaraan rombongan Menko Polhukam hanya melintas di Waihaong dan Jalan Sultan Babullah kemudian terus ke Bandara Pattimura.
Pada Kamis malam Djoko yang didampingi Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Kepala KSAD Edy Wibowo menggelar pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat dan para raja Latupati di Maluku.
Pertemuan yang dilangsungkan di Swiss Belhotel, Ambon, itu membahas penyelesaian konflik.
Dalam pertemuan tersebut Djoko mendapat laporan terkait kerusuhan dari berbagai pihak seperti Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, Pangdam XVI Pattimura, serta perwakilan para Latupati Maluku.
Djoko menyampaikan pemerintah pusat akan membantu lebih dari 3.000 warga yang saat ini masih tinggal di pengungsian. Para warga mengungsi umumnya karena rumah mereka hancur dan dibakar.
Dia juga meminta masyarakat Maluku tidak mudah terprovokasi.
Pada kesempatan sama, Djoko membantah adanya pengalihan isu dari sejumlah kasus korupsi yang masih diusut Komisi Pemberantasan Korupsi.