Niat Reja meletakkan jabatannya boleh dibilang sebagai bentuk rasa tidak sukanya terhadap penggemar yang kecewa karena dirinya gagal memberikan yang terbaik. Terakhir, Lazio harus puas menelan kekalahan dari Genoa dengan skor 1-2 akhir pekan kemarin. Kendati gagal menggoreskan hasil maksimal, Lotito tetap menaruh ekspektasi kepada Reja.
Dilaporkan Football Italia, Selasa (20/9/2011), Reja bertemu dengan Lotito terkait pengunduran dirinya, namun Lotito bersikukuh menolak pengunduran diri Reja yang telah bertugas di Lazio sejak 2010 silam. "Memang benar, saya tidak menerima pengunduran dirinya dan tidak akan membiarkan pelaih pergi," kata Lotito.
Menurut Lotito pengunduran diri Reja merupakan bentuk kekecewaannya terhadap fans yang tidak mendukung penuh pekerjaannya di pinggir lapangan. Untuk itu, Lotito meminta semua elemen Lazio bersatu mencegah kepergian Reja.
"Selama saya menjadi Presiden, pelatih akan tetap tersentuh. Reja hanya ingin mengungkapkan ketidakbahagiaan di sebuah kota yang tidak mencintainya," Lotito mengungkapkan.
"Dia sangat kecewa dengan iklim negatif yang telah diciptakan di sekitarnya, karena pada faktanya dia adalah orang yang telah memberikan banyak kepada Lazio," tutur Lotito berharap banyak, situasi ini segera kondusif untuk menjaga stabilitas dan konsentrasi tim, jelang laga tengah pekan kontra Cesena.
"Saya ingin menelepon skuad bersama-sama sehingga kami bisa merapatkan barisan di sekitar pelatih dan dia tahu klub serta hubungan pemain dengan dia. Kami semua akan memulai lagi pertandingan hari Rabu dengan Cesena," pungkas Lotito.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar