Menurut Mahfudz, Obama pernah berjanji mengenai pengakuan Palestina di PBB dalam pidato di Mesir tahun 2009. "Sidang Umum PBB 20 September tidak punya alasan lagi untuk tidak mendukung Palestina sebagai anggota. Ancaman veto AS harus ditentang karena mengingkari janji-janji Obama," kata Mahfudz dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Sabtu (17/9/2011) malam.
Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, AS akan menanggung malu terhadap dunia internasional bila tetap bersikeras memveto usul keanggotaan Palestina di PBB. "Jika benar-benar lakukan (veto) ini, AS akan kehilangan kredibilitasnya sbg kampiun demokrasi, kebebasan dan HAM," sambungnya.
Dia juga berharap Indonesia sebagai Ketua ASEAN dan anggota OKI dapat mengambil peran untuk memberi dukungan terhadap keanggotaan Palestina. "Kebijakan politik luar negeri Indonesia sejak era Soekarno sudah jelas tegas tentang Palestina. Ini amanat konstitusi yang anti-kolonialisme,"




Tidak ada komentar:
Posting Komentar